Preschool kini hadir dalam berbagai pilihan, salah satunya menggunakan konsep internasional. Berbagai kurikulum preschool internasional yang populer pun hadir untuk menciptakan aktivitas belajar sambil bermain yang seru bagi anak-anak.
Berdasarkan kurikulum ini, Anda juga bisa menentukan mana preschool yang tepat untuk anak Anda.
Dengan begitu, Anda juga bisa lebih mudah melanjutkan anak ke sekolah internasional nantinya.
Apa saja kurikulum preschool internasional yang perlu dipertimbangkan? Simak penjelasan lengkapnya.
5 Kurikulum Preschool Internasional yang Populer
Menurut Kemendikdasmen, kurikulum satuan pendidikan adalah dokumen hidup yang membantu penyelenggaraan pendidikan berkualitas. Karena itu, pada setiap jenjang pendidikan seperti sekolah kurikulum diterapkan.
Dalam kurikulum internasional untuk preschool, jenisnya pun berbagai. Beberapa yang populer adalah berikut:
1. International Baccalaureate (IB)
Salah satu kurikulum yang berbasis dari Swiss dan pengembangannya oleh International Baccalaureate Organization. IB memiliki pendekatan holistik yang memiliki lintas disiplin serta orientasi global.
Pembelajarannya berbasis penelitian, pengembangan karakter, serta keterampilan sesuai abad 21 yang menekankan berpikir kritis, kerja tim, serta refleksi diri.
Tidak hanya untuk preschool, kurikulum ini juga banyak diadopsi pendidikan SMP hingga SMA.
2. Kurikulum High Scope
Selanjutnya adalah kurikulum High Scope yang berasal pengemukanya adalah Vygotsky. Kurikulum ini memperhatikan banyak hal, dari cara belajar, aktivitas harian, hingga interaksi guru dan anak.
Jika mencari preschool dengan kurikulum ini, Anda bisa memilih Highscope Preschool Denpasar. Kurikulumnya mencakup pembelajaran secara objektif yang mana interaksi guru dan murid sangat besar.
3. Kurikulum Waldorf
Sesuai dengan namanya, kurikulum preschool internasional yang populer ini berasal dari Jerman.
Waldorf memiliki fokus untuk perkembangan anak agar semakin optimal dengan mengembangkan keterampilan kognitif, sosial, serta artistik.
Berdasarkan kurikulum inilah si kecil dapat belajar bagaimana bersifat praktis, kreatif, dan juga menghargai serta menghormati sesama. Kurikulumnya akan mengajarkan bagaimana belajar yang menyenangkan.
Dengan adanya kelebihan dalam pelajaran kehidupan sosial, anak bisa jadi pribadi yang mandiri sekaligus memiliki solidaritas yang tinggi.
4. Kurikulum Montessori
Termasuk kurikulum yang sudah sangat terkenal, bahkan banyak sekolah internasional yang menggunakannya.
Montessori adalah kurikulum yang membebaskan anak untuk belajar apa yang menjadi minatnya.
Dalam kurikulum ini mempercayai bahwa setiap anak memiliki cara belajar yang berbeda-beda.
Karena itu, dengan menyesuaikan gaya belajar anak, pengetahuan pun bisa lebih cepat mereka serap.
Keunggulannya tidak hanya itu saja, dengan Montessori anak bisa memiliki pola pikir kritis hingga kerja sama tim yang baik.
Ada pelatihan kedisiplinan juga yang akan membantu anak menjadi pribadi yang rapi.
Apapun kurikulum yang akan Anda pilih, pastikan sesuai dengan kebutuhan anak. Jika ingin anak memiliki perkembangan fisik, sosial, hingga kreatif High Scope yang lengkap bisa menjadi pilihan.
Anda bisa mendaftarkan anak ke Highscope Preschool Denpasar untuk mendapatkan kurikulum yang tepat. Selain kurikulum, fasilitas belajarnya pun lengkap, sehingga anak tidak akan bosan belajar.
